Monday, August 9, 2010

10 Hal Yang Mendatangkan Cinta Allah

by www.iluvislam.com

Saudaraku, sungguh setiap orang pasti ingin mendapatkan cinta Allah. Namun bagaimanakah cara untuk mendapatkan cinta tersebut? Ibnul Qayyim Rahimahullah menyebutkan beberapa hal untuk menerangkan maksud perkara tersebut dalam kitab beliau Madarijus Salikin , tahap-tahap menuju wahana cinta kepada Allah adalah seperti berikut:

1) Membaca al-Qur’an dengan merenung dan memahami kandungan maknanya sesuai dengan maksudnya yang benar.
Itu tidak lain adalah renungan seorang hamba Allah yang hafal dan mampu menjelaskan al-Qur’an agar difahami maksudnya sesuai dengan kehendak Allah SWT. Al-Qur’an merupakan kemuliaan bagi manusia yang tidak boleh ditandingi dengan kemuliaan apapun. Ibnu Sholah mengatakan
“Membaca Al-Qur’an merupakan kemuliaan, dengan kemuliaan itu Allah ingin memuliakan manusia di atas makhluk lainnya. Bahkan malaikat pun tidak pernah diberi kemuliaan seperti itu, malah mereka selalu berusaha mendengarkannya dari manusia”.

Perkara ini boleh dilakukan umpama seseorang memahami sebuah buku iaitu dia menghafal dan harus mendapat penjelasan terhadap isi buku tersebut. Ini semua dilakukan untuk memahami apa yang dimaksudkan oleh si penulis buku. (Maka begitu pula yang dapat dilakukan terhadap Al Qur’an)


2)Mendekatkan diri kepada Allah dengan mengerjakan ibadah-ibadah sunat, setelah mengerjakan ibadah-ibadah wajib.
Orang yang menunaikan ibadah-ibadah fardhu dengan sempurna mereka itu adalah yang mencintai Allah. Sementara orang yang menunaikannya kemudian menambahnya dengan ibadah-ibadah sunat, mereka itu adalah orang yang dicintai Allah. Ibadah-ibadah sunnah untuk mendekatkan diri kepada Allah, diantaranya adalah solat-solat sunat, puasa-puasa sunat, sedekah sunat dan amalan-amalan sunat dalam haji dan umrah.

3)Terus-menerus mengingat Allah (zikir) dalam setiap keadaan, baik dengan hati dan lisan atau dengan amalan dan keadaan dirinya.

Kadar kecintaan seseorang terhadap Allah bergantung kepada kadar zikirnya kepada-Nya. Zikir kepada Allah merupakan syiar bagi mereka yang mencintai Allah dan orang yang dicintai Allah. Rasulullah s.a.w. pernah bersabda:

“Sesungguhnya Allah aza wajalla berfirman :”Aku bersama hambaKu selama ia mengingatKu dan kedua bibirnya bergerak (untuk berzikir) kepadaKu”.

Ingatlah, kecintaan pada Allah akan diperoleh sekadar dengan keadaan zikir kepada-Nya.

4)Cinta kepada Allah melebihi cinta kepada diri sendiri walaupun dikuasai hawa nafsunya.

Melebihkan cinta kepada Allah daripada cinta kepada diri sendiri, meskipun dibayangi oleh hawa nafsu yang selalu mengajak lebih mencintai diri sendiri. Ertinya ia rela mencintai Allah meskipun berisiko tidak dicintai oleh makhluk dan harus menempuh berbagai kesulitan. Inilah darjat para Nabi, diatas itu darjat para Rasul dan diatasnya lagi darjat para rasul Ulul Azmi, lalu yang paling tinggi adalah darjat Rasulullah Muhammad s.a.w. sebab baginda mampu melawan kehendak dunia seisinya demi cintanya kepada Allah.


5)Merenungi, memperhatikan dan mengenal kebesaran nama dan sifat Allah.

Begitu pula hatinya selalu berusaha memikirkan nama dan sifat Allah tersebut berulang kali. Barangsiapa mengenal Allah dengan benar melalui nama, sifat dan perbuatan-Nya, maka dia pasti mencintai Allah. Oleh karena itu, mu’athilah, fir’auniyah, jahmiyah (yang kesemuanya keliru dalam memahami nama dan sifat Allah), jalan mereka dalam mengenal Allah telah terputus (kerana mereka menolak nama dan sifat Allah tersebut).

6)Memerhatikan kebaikan, nikmat dan kurnia Allah yang telah Dia berikan kepada kita, baik nikmat lahir mahupun batin akan mengantarkan kita kepada cinta hakiki kepada-Nya.
Tidak ada pemberi nikmat dan kebaikan yang hakiki selain Allah. Oleh sebab itu, tidak ada satu pun kekasih yang hakiki bagi seorang hamba yang mampu melihat dengan mata batinnya, kecuali Allah SWT. Sudah menjadi sifat manusia, ia akan mencintai orang baik, lembut dan suka menolongnya dan bahkan tidak mustahil ia akan menjadikannya sebagai kekasih. Siapa yang memberi kita semua nikmat ini? Dengan menghayati kebaikan dan kebesaran Allah secara lahir dan batin, akan mengantarkan kepada rasa cinta yang mendalam kepadaNya.

7) Menghadirkan hati secara keseluruhan (total) semasa melakukan ketaatan kepada Allah dengan merenungkan makna yang terkandung di dalamnya inilah yang disebut dengan khusyu’.

Hati yang khusyu’ tidak hanya dalam melakukan solat tetapi dalam semua aspek kehidupan ini, akan mengantarkan kepada cinta Allah yang hakiki.

8)Menyendiri dengan Allah di saat Allah turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang terakhir.
Di saat itulah Allah SWT turun ke dunia dan di saat itulah saat yang paling berharga bagi seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada-Nya dengan beribadah dan bermunajat kepada-Nya serta membaca kalam-Nya (Al Qur’an) dan solat malam agar mendapatkan cinta Allah. Kemudian mengakhirinya dengan istighfar dan taubat kepada-Nya.

9)Bergaul bersama orang-orang yang mencintai Allah dan bersama para siddiqin.

Kemudian memetik perkataan mereka yang seperti buah yang begitu nikmat. Kemudian dia pun tidaklah mengeluarkan kata-kata kecuali apabila jelas maslahatnya dan diketahui bahawa dengan perkataan tersebut akan menambah kemanfaatan baginya dan juga bagi orang lain.

10)Menjauhi segala sebab yang dapat menghalang komunikasi antara dirinya dan Allah SWT.

Semoga kita sentiasa mendapatkan cinta Allah, itulah yang seharusnya dicari setiap hamba dalam setiap degup jantung dan setiap nafasnya.

Ibnul Qayyim mengatakan bahawa "kunci untuk mendapatkan itu semua adalah dengan mempersiapkan jiwa (hati) dan membuka mata hati."


Sumber: Madaarijus Saalikin, 3/ 16-17, Ibnu Qayyim Al Jauziyah, terbitan Darul Hadits Al Qohiroh

Sunday, August 8, 2010

Dari HAti^_^

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih & Penyayang…

Assalamualaikum wbt...

Ramadhan Al Mubarak kian menghampiri...moga hari-hari berlalu dengan penuh makna, diisi dengan usaha menimba pengalaman buat bekalan hari muka ...insya Allah...quotation buat hari ini..."Let the birth of a new month marked the start of a new life" ahlan wa sahlan Ya Ramadhan--->>3more days..

ingin dikongsikan sebuah entri yang dipetik dari sahabat jalankitabersama.blogspot.com ...moga bermanfaat...insya Allah...
__________________________________________________________________________________

Tulisan Cinta

Hati gundah tatkala takbir bergema,

Apakah cukup segala tuntunan yang dicurahkan?

andai diberi peluang untuk menutur sejuta alasan,

jujur, satu alasan pun tiada kuat untuk diri ini ungkapkan…

maaf… andai titahku tidak berlagu indah laksana desiran bayu,

maaf…andai senyumku tidak seceria sang suria,

maaf…andai bicaraku tidak selantang da’ie nan hebat…

namun satu yang ku mohon,

jadikanlah titahku, senyumku dan bicaraku…

sebagai satu titipan dari Yang Maha Esa…

baru nanti hati kau sudi menerima tiap bait kalimat itu…


sahabat...
biarpun pertemuan lebih singkat dari perpisahan,

namun biarlah saat hati kita saling bertaut itu,

kita redhakan apa jua yang terzahir, apa jua yang terucap,

sampai tingkah kita mendahului bicara,

semangat kita mendepani kelelahan…


sahabat…

bak kata orang, apa yang tersurat bukanlah yang tersirat,

benar…

sampai bibir ini tersenyum, namun hati menangis,

kata-kata ini terbatas, namun harapan padamu sudah melangkau ke depan…


sahabat…

ingatlah, sang iman yang akan membicarakan apa yang terzahir,

bukan cuba menduga iman di hati,

kerna hanya Dia yang berhak menilai,

namun… sekadar mengingatkan kerna sayang,

menangislah andai langkahmu tidak seiring dengan iman di hati,

merintihlah andai imanmu tidak dapat pula menggerakkanmu…


sahabat…
kekurangan diri ini, andai aqidah islam belum bertaut erat di hatimu,

jutaan keampunan pula andai tuntutan ku padamu terlalu tinggi,

namun, itulah yang murni…

diri ini tetap mengharapkan kau menjadi serikandi sebenar,

yang putih di luar dan putih juga di dalam…


sahabat..

masa kita tidak lama,

mungkin esok, mungkin lusa atau mungkin sesaat nanti,

perpisahan akan mengambil tempatnya,

namun ketahuilah,

doaku untukmu,

moga kau menjadi da’ie yang diredhai Allah,

moga kau menjadi hamba yang tidak kenal jemu,

moga kau menjadi bidadari yang rapi terpelihara dari noda,

moga juga kau menjadi penghuni syurga yang dicemburui segenap makhluk…


sahabat...
yang menutup aurat itu tidak semua teguh imannya,

namun, yang teguh imannya pasti menutup auratnya,

jahiliyyah…jahiliyyah…jahiliyyah…

sukarnya untuk semua itu terkikis dari jiwa,

hingga menjadikan diri fitnah bagi agama indah ini,

membawa islam di tangan kanan, namun membawa juga kekufuran di tangan kiri…

sahabat..
Allah memandang kita,

Malaikat mencatat amal kita,

Tarbiyyah ini membimbing kita,

Syaitan tidak pernah lupa memesongkan kita,

Pilihlah…satu, dua, tiga maupun keempat-empatnya…

Namun sedarlah satu perkara,

Al Haq dan Batil tidak akan pernah dapat bersatu,

Saat al haq menguasai hati kita, batil pasti kalah,

Saat batil merajai jiwa kita, al haq pasti lemah,

Dan jangan sampai kita mati saat yang batil menguasai jasad dan hati kita,

Kita perlu mengubah, tapi kita juga perlu berubah…

Ketahuilah juga,

Kerna tersangat sayang padamu,

Dan kerna cinta Al Khaliq pada kita,

Kata-kata ini terukir buatmu…


_________________________________________________________________________________

mohon pada Yang Esa agar kita bisa tsabat dan diperteguhkan dijalanNya..Moga sentiasa meLetakkan cinta pada yang HAQ dan Suburkan hanya pada yang layak/halal...Itulah cinta suci membawa Syurga Abadi...insya Allah^_^

by suha huriyah

Monday, August 2, 2010

Cinta Ibu Bapa^_^

Assalamualaikum wbt...



Apa khabar semua?mengira hari, menanti kehadiran Ramadhan..ahlan wasahlan..8 hari lagi..mari sibukkan diri menyucikan jiwa agar ramadhan yang bakal datang terasa manisnya :)

Sebelum itu ingin dikongsikan sebuah entri berkisar 'cinta ibu bapa'..moga bermanfaat..insya Allah :)


Kehidupan sehari-hari berlalu dengan penuh ujian Ilahi untuk mengukur sejauh mana ketaatan seorang hamba kepada Sang Khaliq. Ku pohon agar hidup ini ditempuhi dengan pedoman tarbiyah dariNya..Kehidupan yang lepas dijadikan pengajaran, lompang-lompang dalam diri dijadikan sempadan untuk memperbaiki diri..Diri oh diri..


Semakin hari semakin mencabar,mengenangkan kesibukan diri memohon agar Allah swt sentiasa memelihara hati-hati kita agar sentiasa dibasahi Nur KasihNya. Semoga sentiasa dalam peliharaan Ilahi.. Kami mohon padaMu  Ya Allah, permudahkanlah urusan kami dalam mencari keredhaanMU agar tenang langkah ini bergerak sesusah mana pun ujianMU.

Baru pulang dari umah...rindu rasanya, setelah sekian lama tak pulang...syahdu melihat wajah ayah dan ibu, mengenangkan pengorbanan mereka, betapa sayangnya mereka kepada kita...subhanallah Allah swt Yang Maha Mengetahui...Perasaan yang wujud dek sebab izinNya...menggerakkan jari jemari ini menghasilkan sebuah karya untuk parents-parents kita di rumah yang insya Allah tak putus doa mereka untuk kita...



CINTA Ibu Bapa..satu ayat yang sangat Indah untuk di amati. Melalui mereka lah kita berpeluang merasai hidup di alam dunia ini, masih ingat sewaktu kita masih kecil bagaimana mereka memanjakan kita? mungkin kita xberapa ingat kan...tetapi apabila melihat bagaimana mak n bapak melayani cucu mereka...syahdu lak, mesti dulu masa kecik pun mereka bermain begini dengan kita. Berpikir lagi, melalui mereka jugalah kita dihantar ke sekolah yang baik-baik, tuisyen, dengan dorongan merekalah kita rajin menelaah pelajaran sehingga mencapai kejayaan suatu ketika dahulu...masih ingat?? Terima kasih Ya Allah kerana kurniakan daku ibu bapa yang penyayang. Begitu besarnya pengorbanan ibu bapa kepada kita semua. Tidak terbalas walau sebentang lautan yang luas.

Betapa besarnya makna ibu bapa kepada mereka yang memahami. Fahamilah kegembiraan, kesedihan, diri mereka.

Keredhaan ALLAH terletak pada keredhaan IBU BAPA manakala kemurkaan ALLAH terletak pada kemurkaan IBU BAPA.

Riwayat Al-Tirmizi
Teringat akan kisah seorang pemuda abid zuhud yang sentiasa mengabdikan diri dia hanya kepada ALLAH. Sentiasa berzikir, solat, menghabiskan masa di tempat ibadah. Ibunya merasa sunyi dan rindu kepada anaknya si pemuda abid ini. Dipanggil anaknya untuk melepaskan kerinduan di hati asalkan dapat berjumpa. Si pemuda tetap tidak menghiraukan panggilan dan permintaan ibunya. Sedih ibunya sehinggakan berdoa kepada ALLAH untuk berikan petunjuk kepada anaknya. Suatu hari si pemuda di fitnah sehinggakan tiada siapa yang mampu membantu dan di potong tangan dan kakinya. Setelah mendengar berita itu, sedih di hati si ibu dan memohon keampunan kepada ALLAH untuk anaknya. Menjagalah si ibu anaknya itu dengan sepenuh perhatian dan perginya mereka bersama-sama.

Dan Kami wajibkan manusia berbuat baik kepada kedua ibu bapanya; ibunya telah mengandungnya dengan menanggung susah payah dan telah melahirkannya dengan menanggung susah payah. Sedang tempoh mengandungnya berserta dengan tempoh menceraikan susunya ialah dalam masa tiga puluh bulan. Setelah dia besar sampai ke peringkat dewasa yang sempurna kekuatannya dan sampai ke peringkat umur empat puluh tahun, berdoalah dia dengan berkata: Wahai Tuhanku, ilhamkanlah daku supaya tetap bersyukur akan nikmatmu yang engkau kurniakan kepadaku dan kepada ibu bapaku dan supaya aku tetap mengerjakan amal soleh yang Engkau redai; dan jadikanlah sifat-sifat kebaikan meresap masuk ke dalam jiwa zuriat keturunanku. Sesungguhnya aku bertaubat kepadamu dan sesungguhnya aku dari orang-orang Islam (yang tunduk patuh kepadamu).
Al- Ahqaf: 15

Ya Allah kasihanilah kedua orang tua kami sebagaimana mereka mengasihani kami sewaktu kami masih kecil...sambungkan hati-hati mereka kepada taliMu Ya Allah agar mereka bisa merasai kelazatan nikmat iman ini Ya Allah, merasai anugerah Islam dan Ihsan dengan sepenuh hati. Mereka banyak berkorban untuk kami, sehingga tidak meminta walau setitik balasan pun. begitu dahsyat keikhlasan hati seorang ayah dan ibu dalam membesarkan anak-anak mereka.

"Jika di amati ayat surah Al-Ahqaf di atas betapa besarnya pengorbanan ibu bapa. Pelbagai susah payah yang perlu di lakukan. Tidak di kira lagi karenah kita semasa kecil. Kita, sebagai anak-anak wajiblah mendoakan untuk ibu bapa kita sebagai tanda kita mencintai mereka. Tunjukkanlah AKHLAK yang terbaik untuk mereka. Jadilah kita anak-anak yang beriman yang selalu mendoakan ibu bapa." ( sepotong rangkap diambil dari seorang sabahat)

Mereka adalah amanah Allah untuk kita...Tidak pernah mereka merungut membesarkan kita.Kerana itu mengukir kegembiraan di hati mereka...
Tetapi mungkin pernah jika kita tidak dapat mengurangkan beban mereka...pikir balik...tak mampukah kita sebagai anak untuk itu?Jom berusaha kearah itu...Ingin dikongsikan sepotong rangkap yang terbaca di layar internet..

"Letaklah perasaan CINTA dan RINDU kita kepada ibu bapa kerana sesungguhnya kerana merekalah kita ada. ALLAH  swt juga telah perintahkan kita peliharalah diri kita untuk ibu bapa. Martabat mereka juga terletak pada martabat kita. "

Mari kita teliti Firman Allah swt dibawah : 
Dan Tuhanmu telah perintahkan, supaya engkau tidak menyembah melainkan kepadaNya semata-mata dan hendaklah engkau berbuat baik kepada ibu bapa. Jika salah seorang dari keduanya atau kedua-duanya sekali, sampai kepada umur tua dalam jagaan dan peliharaanmu, maka janganlah engkau berkata kepada mereka (sebarang perkataan kasar) sekalipun perkataan “Ha” dan janganlah engkau menengking menyergah mereka, tetapi katakanlah kepada mereka perkataan yang mulia (yang bersopan santun).
Al-Isra’: 23
Moga ayat ini mampu menguatkan rasa gerun kita terhadap layanan standard yang diarahkan oleh Yang Maha Esa agar dapt kita praktikkan...

"Segala puji kepada ALLAH dan selawat kepada RASULULLAH kerana mengajar dan mengingatkan kita tentang kasih sayang ibu bapa. Telah dinyatakan bahawa keredhaan ALLAH terletak pada keredhaan ibu bapa. Hendaklah kita selalu mengingatinya. Janganlah kita melukakan hati mereka. Hati mereka perlu dijaga dan dibelai. Pabila kita telah dewasa peliharalah mereka sebagaimana dia memelihara kita. Berilah kasih sayang kepada mereka. Sesungguhnya mereka tetap bersinar dan tetap kita perlukan selama-lamanya."



Sesibuk mana pun kita, hanya ingatan Tulus kepadaNya yang bisa memandu hidup ini..Tidak lupa menDoakanlah ibu bapa kita selalu. CINTAilah mereka selalu. Utamakan mereka dan bersyukurlah selalu. Moga dengan kesenangan parents kita bisa memudahkan hidup kita dengan izinNya...Ukirkanlah senyuman di wajah, kesenangan dan kegembiraan di hati mereka..Selalu..insya Allah..moga dimudahkan..ameen^_^

by suha huriyah
 

SISTERS UNITED | Creative Commons Attribution- Noncommercial License | Dandy Dandilion Designed by Simply Fabulous Blogger Templates